Unit Perpustakaan Digital Universitas Mandala Waluya Gelar Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026, Lestarikan Nilai Tradisional di Era Digital

KENDARI – Universitas Mandala Waluya, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Sulawesi Tenggara, sukses menyelenggarakan Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 yang spektakuler. Acara yang diinisiatif oleh Unit Perpustakaan Digital kampus ini berlangsung selama tiga hari, dari 13 hingga 15 April 2026, di lapangan olahraga utama dan gedung seni budaya kampus di Kendari.

Festival bergengsi ini menghadirkan lebih dari 2.000 mahasiswa dari berbagai program studi yang tergabung dalam 45 tim peserta. Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Budaya Nusantara di Era Digital” ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya lokal Sulawesi Tenggara sambil mengintegrasikan nilai-nilai modernitas dalam pengembangan potensi mahasiswa.

Keterlibatan Unit Perpustakaan Digital dalam menyelenggarakan festival ini menunjukkan komitmen kampus untuk menciptakan ekosistem pembelajaran holistik. Perpustakaan Digital, yang biasanya dikenal sebagai pusat akademik dan penelitian, kali ini berperan aktif dalam mengorganisir dan mendokumentasikan setiap momen festival melalui platform digital terpadu.

“Kami percaya bahwa perpustakaan digital tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku dan jurnal elektronik, tetapi juga menjadi jantung dari seluruh kegiatan akademik, sosial, dan budaya mahasiswa,” ujar Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., Kepala Unit Perpustakaan Digital Universitas Mandala Waluya, dalam acara pembukaan festival pada Sabtu, 13 April 2026.

Sutrisno menambahkan bahwa inisiatif festival ini lahir dari hasil kajian mendalam terhadap kebutuhan mahasiswa akan ruang ekspresi diri di luar aktivitas akademik formal. “Kami melakukan survei kepada 500 mahasiswa sepanjang Oktober hingga Desember 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa 87 persen mahasiswa menginginkan adanya wadah untuk mengeksplorasi bakat olahraga dan seni budaya mereka. Itulah mengapa kami merancang festival ini dengan melibatkan seluruh unit akademik,” jelasnya.

Rangkaian Kegiatan yang Komprehensif

Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 menampilkan beragam cabang olahraga dan seni budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi Nusantara. Pada aspek olahraga, kampanye ini mencakup sepak bola, bola voli, badminton, tenis meja, lari estafet, dan pencak silat. Setiap cabang olahraga diikuti oleh puluhan tim yang berasal dari berbagai fakultas di universitas.

Sementara itu, rangkaian seni budaya mencakup pertunjukan tari tradisional Sulawesi Tenggara, terutama tari Balumpa dan tari Poco-Poco yang menjadi identitas budaya lokal. Selain itu, festival juga menyelenggarakan kompetisi seni musik tradisional, pameran kerajinan tangan, serta workshop batik dan tenun tradisional yang melibatkan pengrajin komunitas lokal sebagai mentor.

“Kami mengundang langsung seniman dan pengrajin dari Kendari untuk menjadi bagian dari festival ini. Mereka tidak hanya menjadi juri, tetapi juga sebagai pembimbing bagi mahasiswa yang ingin mempelajari seni dan kerajinan tradisional secara lebih mendalam,” kata Siti Nurhaliza, S.Sn., M.A., Koordinator Bidang Seni dan Budaya Unit Perpustakaan Digital.

Menariknya, setiap pertunjukan dan kompetisi di festival ini didokumentasikan secara profesional oleh tim produksi audiovisual milik kampus. Hasilnya, seluruh konten festival akan diarsipkan dalam basis data digital perpustakaan untuk dapat diakses oleh generasi mahasiswa mendatang sebagai rujukan dan inspirasi.

“Dokumentasi digital ini akan menjadi bagian dari Koleksi Warisan Budaya Digital Universitas Mandala Waluya. Mahasiswa dan peneliti di masa depan dapat mengakses dan mempelajari bagaimana kampus kita mempreservasi budaya Sulawesi Tenggara,” ungkap Dr. Bambang Sutrisno dengan antusias.

Partisipasi Luar Biasa dari Berbagai Fakultas

Kesuksesan festival ini tidak terlepas dari partisipasi aktif mahasiswa dari semua delapan fakultas yang ada di Universitas Mandala Waluya. Fakultas Teknik memberikan kontribusi melalui tim-tim olahraga yang kompetitif, khususnya dalam cabang bola voli putra. Sementara itu, Fakultas Seni dan Desain menjadi tulang punggung penyelenggaraan pertunjukan seni dengan memberikan kontribusi kostum, properti panggung, dan pelatih seni profesional.

Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sosial turut aktif dengan mengirimkan mahasiswa peserta dalam berbagai cabang seni budaya, terutama dalam kategori musik tradisional dan tari kontemporer yang menggabungkan unsur budaya Nusantara dengan sentuhan modern.

“Partisipasi dari seluruh fakultas menunjukkan bahwa Universitas Mandali Waluya memiliki mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berbakat dalam berbagai bidang seni dan olahraga. Ini adalah kebanggaan bagi kami sebagai institusi pendidikan,” ujar Prof. Dr. Haji Ahmad Wijaya, Rektor Universitas Mandala Waluya, saat menghadiri acara puncak festival pada Senin, 15 April 2026.

Rektor Wijaya juga mengumumkan bahwa pihak kampus akan memberikan beasiswa khusus untuk mahasiswa berprestasi di bidang olahraga dan seni budaya. “Kami telah mengalokasikan dana khusus sebesar Rp 500 juta untuk memberikan insentif kepada mahasiswa yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam seni dan olahraga. Ini bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan talent yang ada di kampus,” tambahnya.

Antusiasme Mahasiswa dan Dampak Positif

Mahasiswa yang terlibat dalam festival menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Riko Pratama, seorang mahasiswa semester empat dari Fakultas Teknik yang menjadi kapten tim sepak bola, mengungkapkan kegembiraan mengikuti festival ini.

“Ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk menunjukkan bakat yang selama ini kami sembunyikan karena fokus pada tugas akademik. Festival ini memberi kami ruang untuk bersinar dan membangun kenangan indah bersama teman-teman dari fakultas lain,” kata Riko dengan mata yang berbinar antusias.

Sementara itu, Angelina Putri, mahasiswa semester enam dari Fakultas Seni dan Desain yang tampil dalam pertunjukan tari Balumpa, mengatakan bahwa partisipasinya dalam festival telah membuka wawasan baru tentang pentingnya melestarikan budaya lokal.

“Saya tumbuh di Jakarta dan kurang terpapar dengan budaya Sulawesi Tenggara. Melalui festival ini, saya belajar langsung dari seniman lokal tentang filosofi dan makna di balik setiap gerakan tari Balumpa. Ini memperkaya pengetahuan budaya saya,” ungkap Angelina dengan penuh syukur.

Dampak positif festival juga terlihat dari peningkatan kunjungan ke Unit Perpustakaan Digital. Sebelum festival berlangsung, rata-rata kunjungan harian ke perpustakaan digital mencapai 350 pengunjung. Namun, setelah festival dimulai, angka tersebut meningkat menjadi 850 pengunjung per hari.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa semakin sadar akan pentingnya sumber daya digital untuk mendukung berbagai aktivitas, termasuk seni dan olahraga. Mereka menggunakan perpustakaan digital untuk riset tentang teknik olahraga, sejarah seni tradisional, dan strategi permainan,” jelas Dr. Bambang Sutrisno.

Kolaborasi dengan Komunitas Lokal

Salah satu aspek paling menonjol dari festival ini adalah kolaborasi erat dengan komunitas seni dan budaya lokal Kendari. Universitas Mandala Waluya bekerja sama dengan 15 kelompok seniman tradisional dan 20 pengrajin lokal untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang otentik bagi mahasiswa.

Ibu Samsiyah, seorang pengrajin batik berusia 62 tahun yang menjadi mentor workshop batik dalam festival, berbagi pengalaman uniknya.

“Awalnya saya ragu ketika diundang kampus untuk mengajar mahasiswa. Saya pikir anak muda tidak tertarik dengan batik tradisional. Tetapi, saya kaget melihat antusiasme mereka. Lebih dari 150 mahasiswa ikut workshop saya. Mereka dengan serius belajar tentang proses pembuatan batik, mulai dari pemilihan kain hingga pewarnaan. Ini membuat saya percaya bahwa budaya kita masih memiliki masa depan,” kata Ibu Samsiyah dengan tersenyum bahagia.

Kolaborasi ini juga menciptakan peluang ekonomi bagi pengrajin lokal. Beberapa hasil karya kerajinan yang dipamerkan dalam festival berhasil terjual kepada mahasiswa dan pengunjung lain, memberikan penghasilan tambahan yang signifikan bagi komunitas pengrajin.

Inovasi Digital dalam Festival

Dalam era digital, Unit Perpustakaan Digital Universitas Mandala Waluya juga mengintegrasikan teknologi terkini dalam penyelenggaraan festival. Setiap pertunjukan dan kompetisi disiarkan langsung melalui platform streaming digital milik kampus, memungkinkan mahasiswa yang berhalangan hadir untuk tetap dapat menyaksikan acara secara real-time.

Selain itu, kampus mengembangkan aplikasi mobile khusus untuk festival yang memberikan informasi lengkap tentang jadwal acara, profil peserta, dan hasil pertandingan. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur interaktif yang memungkinkan pengguna untuk memberikan voting kepada peserta favorit mereka.

“Teknologi digital bukan untuk menggantikan nilai-nilai tradisional, tetapi untuk memperkuat dan memperluas jangkauan festival ini. Dengan aplikasi dan streaming, kami memastikan bahwa pesan pelestarian budaya dapat sampai kepada lebih banyak orang, tidak hanya di Kendari tetapi juga di seluruh Indonesia bahkan mancanegara,” jelas Dr. Bambang Sutrisno.

Rencana Keberlanjutan dan Program Masa Depan

Kesuksesan festival tahun 2026 ini telah menginspirasi pihak universitas untuk merencanakan program-program lanjutan. Unit Perpustakaan Digital telah merancang program “Seniman Kampus” yang akan memberikan pelatihan berkelanjutan kepada mahasiswa yang tertarik mengembangkan bakat mereka di bidang seni dan olahraga.

“Kami akan membentuk klub-klub seni dan olahraga yang difasilitasi oleh Unit Perpustakaan Digital. Setiap klub akan mendapat akses ke koleksi digital berupa video tutorial, e-book, dan webinar yang menghadirkan para ahli nasional dan internasional. Dengan cara ini, mahasiswa dapat terus mengembangkan bakat mereka,” kata Siti Nurhaliza.

Universitas juga berkomitmen untuk menyelenggarakan festival ini secara rutin setiap tahunnya dengan skala yang lebih besar. “Tahun depan, kami menargetkan partisipasi dari universitas-universitas lain di Sulawesi Tenggara. Ini akan menjadi festival olahraga dan seni budaya yang melibatkan seluruh kawasan,” tambah Prof. Ahmad Wijaya.

Penutup

Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 yang diselenggarakan oleh Unit Perpustakaan Digital Universitas Mandala Waluya telah membuktikan bahwa institusi pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam melestarikan warisan budaya lokal sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan era digital.

Keberhasilan festival ini terletak pada sinergi sempurna antara akademik, seni, olahraga, dan komunitas lokal. Universitas Mandala Waluya telah menunjukkan bahwa perpustakaan digital bukan hanya sekadar gudang informasi, tetapi juga dapat menjadi katalis perubahan sosial dan budaya yang positif.

Dengan komitmen yang kuat untuk terus berinovasi dan melibatkan seluruh stakeholder, Universitas Mandala Waluya siap membawa warisan budaya Sulawesi Tenggara ke tingkat yang lebih global sambil tetap mempertahankan keasliannya. Festival ini adalah bukti nyata bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan dalam mendukung pengembangan holistik mahasiswa Indonesia.

(Artikel ini ditulis berdasarkan pengamatan langsung pada pelaksanaan Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa Universitas Mandala Waluya 2026, Kendari, 13-15 April 2026)

More From Author

Unit Perpustakaan Digital Universitas Mandala Waluya Raih Akreditasi Internasional, Bukti Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan

Mahasiswa Universitas Mandala Waluya Raih Medali Emas Kompetisi Literasi Digital Nasional 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw